Sarana dan Prasarana Disiapkan, Rusun Daan Mogot Jadi Lokasi Isolasi, Hadapi Gelombang Ketiga Covid

author
1 minute, 30 seconds Read

Dua tower diRusunDaanMogot,JakartaBaratdisiapkan sebagai lokasiisolasiterkendali. Guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid 19, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, kini pihaknya tengah menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk lokasiisolasi.

“Terkait Rusun Daan Mogot rencana dari pemerintah pusat, kami akan siap fasilitas rumah sakit di Jakarta, rusun yang kami miliki, tempat tempat badan Diklat untuk mendukung isoman,” ucapnya di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Minggu (6/2/2022). Sebagai informasi, kasus aktif Covid 19 di DKI sudah mencapai 59.807 per 5 Februari 2022 kemarin. Penambahan kasus harian Covid 19 bahkan menembus angka 12.774.

Angka ini nyaris mendekati rekor penambahan kasus harian Covid 19 saat gelombang kedua melanda pada pertengahan 2021 lalu. Imbas lonjakan kasus ini, tingkat keterisian atau bed occupancy rata (BOR) rumah sakit rujukan Covid 19 di Jakarta sudah mencapai 63 persen atau terpakai 3.618 dari jumlah 5.737 tempat tidur yang disiapkan. Sedangkan, tingkat keterisian ruang intensive care unit (ICU) berada di kisaran 31 persen atau terpakai 257 dari 741 tempat tidur yang disediakan.

Walau jumlahnya terus menipis, Ariza meminta masyarakat tidak perlu khawatir lantaran Pemprov DKI akan terus meningkatkan kapasitas rumah sakit maupun lokasi isolasi terkendali. “Tidak perlu khawatir, DKI Jakarta memiliki cukup banyak fasilitas. Dulu di Juni Juli 2021 kita pernah mencapai 11.500 (pasien Covid 19),” ujarnya. Untuk mencegah angka penularan Covid 19 terus meroket, Ariza meminta masyarakat tetap waspada dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Bila tak ada kepentingan mendesak, Ariza mengajak warganya untuk tetap berada di rumah dan mengurangi mobilitas. “Kami meminta dukungan seluruh warga tetap berada di rumah dan melaksanakan protokol kesehatan 5M. Patuh, taat, disiplin, dan tanggung jawab,” kata Ariza. Tak hanya itu, orang nomor dua di DKI ini juga meminta warganya segera melapor bila menemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan.

Masyarakat bisa melapor lewat aplikasi Jakarta Kini (JAKI) dan Ariza menjamin akan merahasiakan identitas pelapor. “Segera laporkan kepada kami apabila melihat pelanggaran pelanggaran protokol kesehatan. Bisa kirim foto, video, dan lainnya lalu laporkan kepada kami,” tuturnya.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.